NEVER UNDERESTIMATE YOURSELF.
DAN KARENA MENURUTKU TIDAK ADA USAHA YANG SIA-SIA
MAKA MARI BERCERITA
___
Let's dive into the world of PROMIL!
___
Oleh Bubu Eyza
Photo by Muhamad Harun Rabiyudin on Unsplash |
PROLOG
Alhamdulillah , tadinya, sudah hampir 2 tahun kami menantikan kehadiran si kecil.
Kami berusaha untuk selalu melihat sisi positifnya, mungkin saat itu kami diberi kesempatan untuk berduaan, merapikan diri, dan mengokohkan cinta.
(agar nantinya bisa kami bagi bersama sang buah hati)
Cerita ini untuk mengenang hal itu. dan sebagai rasa syukur atas anugerah dan kesempatan yang diberikan oleh Allah ke kami.
SELAMAT 1 TAHUN YA ANAKKU
Aku ga bisa membagikan secara runut. tapi aku membagikan apa saja yang telah kami coba. yang mungkin bisa jadi inspirasi.
Disclaimer :
Alhamdulillah aku garis dua saat tidak promil apapun. tapi tetap aku akan bercerita. karena jika belum cocok di kami bisa jadi cocok di kamu.
Dan Ingat, ini adalah Opini pribadi yang harapannya bisa bermanfaat untuk yang lain.
Oh iya promil itu biasanya ga cuma untuk yang baru pertama kali hamil loh. Tapi kadang yang mau punya anak kedua dan seterusnya malah perlu untuk promil.
—--------------------------------------------------------------------------------------------------
Mari kita pahami perlahan mulai dari kondisi fisiologis dari sisi wanita. yaitu rahim (dengan bahasa medis Uterus)
Uterus
Uterus adalah tempat bayi kita tumbuh dan berkembang, selama kehamilan akan mengembang seperti balon, menempatkan bayi mungil kta di tempatnya yang nyaman.
Uterus yang pernah dokter infokan ke aku secara singkat, ada 2 posisi :
Anteflexi
Retroflexi
Mungkin teman-teman bisa crosscheck kembali ke dokter masing-masing posisi Rahim nya. Agar mengetahui posisi berhubungan yang direkomendasikan. Karena banyak yang bercerita posisi berhubungan memiliki pengaruh terhadap persentase memiliki anak.
Selain itu, jangan lupa untuk selalu mengecek siklus menstruasi. bisa pakai apps buat membantu kita memantau bagaimana kita menstruasi dan mengetahui kapan kita memasuki masa ovulasi/masa subur.
Dengan waktu dan posisi yang tepat, menurutku bisa meningkatkan potensi kita mendapatkan sang buah hati. :)
Nah, rangkumannya usaha apa sih yang dilakukan untuk memaksimalkan hal-hal itu.
belajar terkait posisi rahim dan posisi berhubungan yang direkomendasikan
cek siklus lewat apps atau cek siklus dan masa ovulasi menggunakan strip uji ovulasi
Saat itu, merasa lewat apps kayaknya ga cukup. nah aku pernah nyoba strip ini : :
Link : Ovutest 1 dan Ovutest 2
Note : Beli lah yang banyak, karena makenya ga cuma 1
Cara kerja strip ini sama seperti cek uji kehamilan. namun ada waktu/jam yang direkomendasikan dan saran waktu berhubungan waktu aku cari informasi dari berbagai macam platform.
Aku ngerasa memakai Ovutest ini akan mengecek masa subur dengan lebih akurat.
Jangan lupa beli wadah urinnya ya karena butuh menampung urin sayang.
Link : Penampung urin Tipe 1 dan Penampung Urin Tipe 2
Rekomendasi yang pernah aku baca itu cara mengecek nya :
- Mula tes sekitar 10-12 hari setelah hari pertama menstruasi Hal itu berlaku jika siklus haid kita berkisar antara 28-30 hari. Nah kalo siklus haid tidak teratur, bisa memulai dari hari ke-10 setelah haid Pertama. Harus dihitung ya.
- Lakukan tes pada sore atau malam hari Terus Tes biasanya lebih baik dilakukan pada sore atau malam hari karena hormon luteinizing hormone (LH) sering meningkat di siang hari. Kalau bisa gunakan waktu yang sama setiap hari agar hasilnya lebih akurat.
- Jangan minum terlalu banyak Hindari minum terlalu banyak , sekitar 2 jam sebelum tes agar urin tidak terlalu encer, yang takutnya beresiko mempengaruhi hasil tes.
- Cek positifnya Hasil positif terjadi saat garis tes lebih gelap atau sama dengan garis kontrol, yang menandakan peningkatan LH dan kemungkinan ovulasi akan terjadi dalam 24-36 jam.
- Tes tiap hari Lakukan tes setiap hari hingga mendapatkan hasil positif, terutama selama periode yang diperkirakan sebagai jendela ovulasi.
sangat bermanfaat buat pejuang garis dua
ReplyDeleteTerima kasih supportnya
Delete