Journey Before 30 :
Atomic Habit & Membangun Hubungan
Journey Before 30
Practical tips for a balanced life, from pregnancy to personal finance.
Journey Before 30 :
Journey Before 30
![]() |
| Photo by Marvin Meyer on Unsplash |
Bekerja dan menyusui seringkali dianggap dua hal yang bertabrakan. Namun, benarkah demikian? Di Indonesia, ibu bekerja tetap bisa menyusui anaknya dengan optimal karena telah dilindungi oleh berbagai peraturan. Sayangnya, masih banyak ibu yang tidak menyadari haknya atau tidak mendapat dukungan dari tempat kerja. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa saja hak ibu menyusui di tempat kerja, regulasi yang mendukung, dan bagaimana memperjuangkannya dengan bijak.
Ibu Menyusui Tidak Sendirian
![]() |
| Photo by Jack Cole on Unsplash |
Menyusui adalah perjalanan emosional yang indah, tapi juga penuh tantangan. Rasa lelah, nyeri, dan kebingungan adalah bagian yang wajar dialami ibu baru. Namun, satu hal yang bisa membuat proses ini terasa lebih ringan adalah: dukungan dari komunitas dan tenaga profesional melalui konseling menyusui.
Karena Ibu Tidak Menyusui Sendirian
![]() |
| Photo by Kelly Sikkema on Unsplash |
Menyusui sering kali dianggap sebagai tanggung jawab utama seorang ibu. Namun kenyataannya, proses ini tidak terjadi dalam ruang hampa. Dukungan dari suami dan keluarga bisa menjadi penentu utama apakah seorang ibu bisa menyusui secara eksklusif, lancar, dan menyenangkan. Ibu yang merasa didukung secara emosional, fisik, dan mental akan jauh lebih percaya diri dan lebih kecil risikonya untuk mengalami stres menyusui.
Dalam artikel ini, kita akan membahas peran strategis suami, keluarga, dan orang-orang terdekat dalam mendampingi ibu menyusui, serta tips konkret agar dukungan itu benar-benar terasa.
Menemani Proses Besar dengan Hati yang Lembut
![]() |
| Photo by Lucy Wolski on Unsplash |
Menyapih adalah proses alami yang akan dialami oleh semua ibu dan anak. Tapi tahukah kamu? Lebih dari sekadar transisi nutrisi, menyapih adalah perubahan emosional yang mendalam — bagi bayi, dan terlebih lagi, bagi ibu. Ada rasa haru, sedih, kadang bersalah, dan tak jarang, kelelahan yang tersembunyi. Menjaga keseimbangan emosi dalam masa ini penting agar proses menyapih tidak menjadi trauma, tetapi justru mempererat ikatan batin yang sudah terjalin sejak awal menyusui.
![]() |
| Photo by Jaye Haych on Unsplash |
Menyapih sering kali menjadi momen penuh emosi bagi ibu dan anak. Terjadi dilema antara keinginan untuk memberi ASI terus-menerus dan kebutuhan untuk mulai melepaskannya perlahan.
Tenang, Bu. Tidak semua penyapihan harus serba mendadak. Ada cara yang lebih lembut, penuh cinta, dan minim tangis: penyapihan bertahap.
Dalam artikel ini, kita akan membahas tuntas tentang:
Apa itu penyapihan bertahap?
Manfaat metode ini untuk ibu dan anak
Langkah-langkah yang bisa langsung kamu praktikkan
NEVER UNDERESTIMATE YOURSELF. DAN KARENA MENURUTKU TIDAK ADA USAHA YANG SIA-SIA MAKA MARI BERCERITA ___ Let's dive into the world of PRO...