Mastitis dan Cara Pencegahannya
![]() |
| Photo by Vitalii Khodzinskyi on Unsplash |
Ketika Menyusui Tak Lagi Nyaman
Menyusui sering digambarkan sebagai momen hangat penuh kasih sayang antara ibu dan bayi. Namun, bagi sebagian ibu, menyusui bisa berubah menjadi pengalaman yang menyakitkan akibat mastitis. Meski terdengar mengerikan, mastitis bisa dicegah dan ditangani dengan baik asalkan ibu memahami gejala, penyebab, serta langkah pencegahannya.
Artikel ini akan mengupas tuntas apa itu mastitis, siapa yang rentan mengalaminya, serta tips praktis agar ibu tetap bisa menyusui dengan nyaman.
๐ Apa Itu Mastitis?
Mastitis adalah peradangan pada jaringan payudara, biasanya disebabkan oleh infeksi atau sumbatan saluran ASI. Kondisi ini umum terjadi pada ibu menyusui, terutama dalam 6–12 minggu pertama setelah melahirkan, meski bisa juga muncul di kemudian hari.
Tanda-tanda mastitis bisa muncul secara tiba-tiba dan terasa cukup berat bila tidak segera ditangani.
๐ Gejala Mastitis
Berikut beberapa gejala mastitis yang perlu diwaspadai:
-
Payudara terasa sakit, merah, dan panas
-
Muncul benjolan atau area yang mengeras
-
Demam dan menggigil
-
Kelelahan atau merasa seperti flu
-
Nyeri saat menyusui
-
ASI bisa keluar lebih sedikit dari payudara yang terdampak
⚠️ Jangan tunggu sampai demam tinggi atau nyeri tak tertahankan—segera konsultasikan ke dokter atau konselor laktasi saat gejala awal muncul.
๐งช Penyebab Mastitis
Ada dua penyebab utama mastitis:
1. Sumbatan Saluran ASI
Jika ASI tidak dikeluarkan secara optimal, bisa terjadi sumbatan yang menyebabkan peradangan.
2. Infeksi Bakteri
Bakteri dari kulit atau mulut bayi bisa masuk melalui luka kecil di puting dan berkembang dalam jaringan payudara.
Faktor risiko yang memicu mastitis meliputi:
-
Bayi tidak mengosongkan payudara saat menyusu
-
Jadwal menyusui tidak teratur atau terlalu lama menahan ASI
-
Puting lecet atau luka
-
Tekanan dari bra atau pakaian ketat
✅ Cara Mencegah Mastitis
Pencegahan mastitis sebenarnya cukup sederhana jika ibu konsisten dan memperhatikan kebiasaan menyusui sehari-hari. Berikut beberapa tips praktis:
1. Pastikan Peletakan dan Perlekatan Bayi Sudah Tepat
Posisi yang benar akan membantu pengosongan payudara secara efisien dan menghindari sumbatan.
2. Susui Secara Teratur
Usahakan menyusui sesuai permintaan bayi, jangan menahan atau menunda waktu menyusui.
3. Ganti Posisi Menyusui
Mengganti posisi membantu mengosongkan seluruh area payudara dan mencegah sumbatan di satu sisi saja.
4. Hindari Tekanan Berlebih pada Payudara
Gunakan bra menyusui yang tidak terlalu ketat dan hindari tidur tengkurap.
5. Rawat Puting dengan Baik
Jaga kelembapan alami puting, dan jika lecet, gunakan krim lanolin atau ASI sendiri untuk membantu penyembuhan.
6. Perhatikan Tanda-Tanda Awal
Jika mulai terasa nyeri atau ada benjolan, segera kompres hangat dan susui dari sisi tersebut agar tidak berkembang jadi mastitis.
๐ง Apa yang Harus Dilakukan Jika Terlanjur Terkena Mastitis?
Jika mastitis sudah terjadi, lakukan langkah berikut:
-
Terus Menyusui atau Memompa ASI ASI tetap aman untuk bayi meski ibu mengalami mastitis. Justru pengosongan payudara penting untuk pemulihan.
-
Gunakan Kompres Hangat Sebelum Menyusui Membantu melancarkan aliran ASI dan mengurangi sumbatan.
-
Kompres Dingin Setelah Menyusui Mengurangi pembengkakan dan nyeri.
-
Perbanyak Istirahat dan Minum Air Tubuh membutuhkan pemulihan. Jangan abaikan istirahat.
-
Konsultasikan ke Dokter Bila demam tinggi, nyeri berat, atau tidak membaik dalam 24–48 jam, Anda mungkin memerlukan antibiotik.
๐ Fakta Penting tentang Mastitis
-
Sekitar 1 dari 10 ibu menyusui mengalami mastitis, menurut American Academy of Pediatrics (AAP).
-
Mastitis yang tidak ditangani dapat berkembang menjadi abses payudara, yang memerlukan tindakan medis lebih lanjut.
-
Menyusui terus selama mastitis tidak membahayakan bayi, bahkan membantu mempercepat penyembuhan.
๐ Daftar Pustaka
-
World Health Organization. (2020). Breastfeeding Counselling: A Training Course.
-
Academy of Breastfeeding Medicine. (2022). ABM Clinical Protocol #4: Mastitis.
-
American Academy of Pediatrics. (2023). Mastitis and Breast Infections.
-
Mohrbacher, N. (2020). Breastfeeding Answers: A Guide for Helping Families.
-
CDC. (2021). Breastfeeding and Mastitis. Centers for Disease Control and Prevention.
❓ Pertanyaan untuk Anda
Pernahkah Anda mengalami gejala mastitis saat menyusui? Apa yang paling membantu dalam proses pemulihan Anda? Ceritakan di kolom komentar — pengalaman Anda bisa menjadi penyemangat bagi ibu lainnya ๐
Rekomendasi perlengkapan Menyusui secara lengkap ada DISINI
.jpg)
No comments:
Post a Comment
Tinggalkan Jejak Bacaan Anda disini!