![]() |
Photo by Hush Naidoo Jade Photography on Unsplash |
NEVER UNDERESTIMATE YOURSELF
DAN KARENA MENURUTKU TIDAK ADA USAHA YANG SIA-SIA
MAKA MARI BERCERITA
___
Let's dive into the world of PROMIL - Part 4!
___
Oleh Bubu Eyza
Hallo semuanya. Balik lagi sama aku. Aku mau ceritain pengalaman aku HSG. Banyak yang bilang kalau HSG itu sakit banget. Jujur aku juga riset, cek-cek pengalaman orang kayak mana HSG itu. Ada yg bilang mules. Ada yang bilang bener-bener nyeri.
Di aku rasanya Alhamdulillah cuma mules.
Aku memutuskan untuk HSG saat promil dari dokter yang pertama di Siloam, setelah menuju ke step sebelumnya dengan pengubahan pola hidup, nurunin berat badan, minum herbal, obat dan suplemen rekomendasi dokter.
Kenapa HSG? Saat itu kondisi kami dari hasil pengecekan dokter ga ada kendala apapun secara fisiologis. Rahim aku posisinya retro (ngaruh ke posisi berhubungan). Sel telur pun bagus dilihat dari hasil USG Transvaginal. Suami juga cek sperma bagus. Maka secara fisiologis ya pengecekan selanjutnya HSG ini.
Aku bahas dikit riset aku terkait HSG ya :
___
Hysterosalpingography (HSG) adalah prosedur radiologi yang digunakan untuk mengevaluasi kondisi rahim dan saluran tuba, terutama pada pasien yang sedang menjalani pemeriksaan kesuburan. Prosedur ini membantu mendeteksi adanya penyumbatan atau masalah struktural pada saluran tuba dan rahim yang dapat menyebabkan kesulitan hamil. Berikut adalah langkah-langkah dan penjelasan mengenai HSG:
1. Persiapan Sebelum Prosedur:
- Waktu Pelaksanaan: Dilakukan pada hari ke-7 hingga ke-10 dari siklus menstruasi (setelah menstruasi selesai, tetapi sebelum ovulasi) untuk menghindari kemungkinan kehamilan.
- Penggunaan Obat Pereda Nyeri: Pasien sering disarankan untuk mengonsumsi obat pereda nyeri ringan (seperti ibuprofen) sekitar 30-60 menit sebelum prosedur untuk mengurangi ketidaknyamanan.
- Pemberian Antibiotik: Dalam beberapa kasus, dokter mungkin memberikan antibiotik untuk mencegah infeksi.
2. Prosedur Pengecekan HSG:
- Pasien Berbaring: Pasien diminta berbaring di atas meja radiologi dengan posisi seperti pemeriksaan panggul (kaki ditempatkan di penyangga).
- Spekulum Dimasukkan: Spekulum dimasukkan ke dalam vagina untuk membuka jalan menuju leher rahim (serviks).
- Kateter Dimasukkan ke dalam Rahim: Sebuah kateter kecil dan fleksibel kemudian dimasukkan melalui leher rahim ke dalam rahim.
- Penyuntikan Media Kontras: Melalui kateter, dokter akan menyuntikkan cairan kontras berbasis yodium ke dalam rahim. Cairan ini akan mengisi rongga rahim dan mengalir ke saluran tuba.
- Pengambilan Gambar Sinar-X: Saat cairan kontras mengalir melalui rahim dan saluran tuba, gambar sinar-X (fluoroskopi) diambil untuk melihat apakah ada penyumbatan, kelainan bentuk rahim, atau masalah lain.
3. Hasil dan Interpretasi:
- Rahim Normal: Jika rahim dan saluran tuba normal, cairan kontras akan mengalir melalui rahim dan saluran tuba tanpa hambatan, lalu menyebar ke dalam rongga panggul.
- Penyumbatan Saluran Tuba: Jika cairan tidak mengalir keluar dari saluran tuba, ini menunjukkan adanya penyumbatan. Hal ini bisa mengganggu pergerakan sel telur dan sperma, yang menyebabkan kesulitan hamil.
- Kelainan Rahim: HSG juga dapat mendeteksi kelainan di dalam rahim, seperti polip, fibroid, atau bentuk rahim yang tidak normal, yang dapat menyebabkan masalah implantasi embrio atau keguguran.
4. Setelah Prosedur:
- Rasa Nyeri atau Kram: Pasien mungkin merasakan kram ringan hingga sedang selama prosedur atau setelahnya, mirip dengan nyeri menstruasi.
- Pendarahan Ringan: Pendarahan ringan atau keluarnya cairan kontras dari vagina mungkin terjadi setelah prosedur.
- Kembali Beraktivitas: Pasien biasanya bisa kembali beraktivitas normal pada hari yang sama, tetapi disarankan untuk istirahat jika merasa tidak nyaman.
5. Risiko dan Efek Samping:
- Infeksi: Risiko infeksi kecil, terutama pada saluran tuba, yang dapat diantisipasi dengan antibiotik.
- Alergi terhadap Kontras: Reaksi alergi terhadap cairan kontras berbasis yodium jarang terjadi, namun harus diwaspadai pada pasien yang memiliki riwayat alergi.
- Perforasi Rahim: Meskipun jarang, ada risiko kecil perforasi rahim saat memasukkan kateter.
HSG merupakan alat diagnostik yang penting untuk mengevaluasi penyebab infertilitas dan dapat memberikan informasi yang berharga mengenai kondisi anatomi organ reproduksi wanita.
___
Alhamdulillah
Hasil HSG nya keluar dengan Saluran Tuba aku normal. Nah setelah prosedur bener-bener kayak haid tpi dikit darahnya. Yang keluar cairan kontras itu man teman.
Ada rasa kram kayak haid. Dan abis HSG aku jalan-jalan dong ke pameran. HAHA 👀👀
Jadi ga semenyeramkan itu prosedurnya. Yang menyeramkan kalau hasilnya ada apa-apa itulah.
Oh iya, aku menyarankan untuk langsung datang ke Lab yang dituju ya. Karena peraturan kapan kita HSG tiap RS atau LAB Klinik yang dituju akan berbeda-beda. Sekalian nanya harganya. Lumayan soalnya diatas 1 jutaan kalau ga salah. wkwk
___
Segini dulu yaa. Lanjut lagi disini.
Rangkuman Link Kebutuhan Promil disini ya.
___
No comments:
Post a Comment
Tinggalkan Jejak Bacaan Anda disini!